Tampilkan postingan dengan label Profile. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Profile. Tampilkan semua postingan

2.21.2009

Robert Pattinson, si "Vampire" demenannya cewek..



Kaum hawa seantero jagat punya idola baru untuk digila-gilai. Namanya Edward Cullen, demikian nama pemuda tampan yang muncul dalam film Twilight. Polahnya yang tenang dengan sorot mata yang tajam, namun menjadi pelindung yang luar biasa sigap bagi kekasihnya Bella. Pokoknya dia seorang pria sempurnalah. Namun ada sayangnya, kakang Edward ini bukanlah insan biasa, lantaran dia berada di lain dunia alias seorang vampire. Aduh.
Pemeran sosok Edward dalam film hasil adaptasi dari novel Stephenie Meyer ini bernama Robert Pattinson. Pria kelahiran London, Inggris 13 Mei 1986 namanya sungguh melambung karena peran itu. Tetapi, sesekali ada juga fans yang cukup merepotkannya, simak saja apa katanya. ”Twilight adalah metafor untuk sebuah kemurnian, namun ada juga efek sampingnya. Saya mendapatkan surat yang menyebutkan ’Aku akan bunuh diri kalau kamu tak mau nonton High School Musical 2’ bersamaku. Gila ya.”

Sosok Edward memang bukan sekadar tampan. Stephenie, sang penulis mencoba memberi gambaran seperti apa. Edward tak hanya tampan, dia juga dingin mengerikan. Tak ayal, dengan modal rambut acak-acakan dan wajah sedikit pucat kemudian dia sukses menyisihkan 3000 pemuda lainnya yang berebut peran sang vampire.

Sejatinya di masa lalu karir Rob sempat kacau, pokoknya tak semanis yang dialaminya saat ini. Pasalnya, ketika dia tampil di film arahan Mira Nair yang bertajuk Vanity Fair, adegan yang dia mainkan sebagai Rawdy Crawley malah dihapus. Pun saat berakting teater. Tiba-tiba saja dia digantikan aktor lain di pentas The Women Before.

Robert atau Rob dibesarkan di dunia teater. Rob sekolah di Harrodian Private School London atas biaya sendiri dari hasil berakting di layar kaca. Kemudian dia terjun di film sebagai Cedric Diggory dalam Harry Potter and The Goblet of Fire pada tahun 2005. Peran penyihir muda Hogwarts membuatnya dijuluki British Star of Tomorrow versi Times Online. Selanjutnya, karir Rob masih berlanjut di layar kaca namun meredup di ranah film.

Peran di layar lebar baru diterimanya lagi than 2007 dalam sekuel Harry Potter berikut, yakni Harry Potter and The Order of The Phoenix. Agaknya, ini merupakan titik balik bagi Rob lantaran proyek lain mulai berdatangan setelahnya. Peran sebagai pelukis maestro Salvador Dali dalam Little Ashes menjadi salah satu dari tiga tawaran main yang diterimanya.

“Bermain sebagai Dali menjadi titik balik yang lengkap bagiku,” papar Rob. Peran sebagai pelukis eksentrik itu membuatnya berpikir dalam. Selama syuting, hidup Rob seakan terobsesi dengan sosok Dali. Banyak buku biografi tentang seniman Spanyol itu dibacanya, hingga dia menemukan kesamaan. “Pada dasarnya Dali adalah seorang yang pemalu,” terangnya lagi.

Pasca menjadi seniman lukis yang menjadi titik balik, Rob menerima peran yang merubah jalan hidupnya. Banyak orang tak mengingat lagi karakternya sebagai bintang ABG dalam dua seri Harry Potter. Kini Rob sudah menjadi seorang bintang. Perannya dalam film Twilight sudah cukup membuatnya menjadi salah satu sosok terpopuler sepanjang tahun 2008. Tak hanya berakting, Rob juga menjadi penulis dan penyanyi theme song dalam film tersebut, masing-masing tembang Never Think dan Let Me Sign. Sukses ini membuatnya mendapatkan kontrak untuk bermain dalam sekuel berikutnya yang bertajuk New Moon.

Ada satu rahasia unik sehubungan dengan keterlibatan Rob dalam Twilight ini. Ternyata cowok malah belum pernah mendengar tentang novelnya ini sebelumnya. Satu-satunya alasan kedatangannya ke tempat casting adalah lantaran dia menyukai penampilan calon lawan mainnya Kristen Stewart dalam film Into The Wild.



Read More..

Fendi Trihartanto, Mau eksis lagi Looo




Pernah membayangkan kencan dengan bintang seksi Julia Perez? Aktor muda Fendi Trihartanto beruntung pernah melakukannya, sekalipun itu hanya dalam film. Tepatnya di film Hantu Jamu Gendong, sebuah produk Indika Entertainment yang kelak akan beredar di bulan Desember 2008.
”Ah, engga kok. Engga ngapa-ngapain,” komentarnya sedikit gelagapan ketika ditanya. Menurutnya, apa yang dilakoninya di sana hanya sekadar foreplay. Perihal definisi istilah ini mungkin ada baiknya dibuktikan sendiri di bioskop. Peran Fendi di sana menjadi Sigit, seorang cowok anak orang kaya yang tengil dan sok berani kepada hal-hal gaib. ”Nah, teman si Sigit ini menjadi orang yang membunuh tukang jamu gendong yang diperankan Jupe,” tutur Fendi. Mudah ditebak, jika kemudian sang arwah menggoda mereka yang pernah mengganggunya.

Hantu Jamu Gendong merupakan film kedua Fendi sepanjang karirnya. Debutnya di layar lebar baru dimulai tahun ini juga lewat film horor yang bertajuk Kereta Hantu Manggarai. Keduanya sama-sama arahan sutradara Nayato Fio Nuala. ”Di sini saya main bareng Sheila Marcia,” ucapnya lagi.

Karir Fendi di ranah hiburan terhitung standar, berawal dari ajang-ajang pemilihan model majalah, pemotretan dan kemudian akting. Cowok kelahiran Jakarta, 5 Febuari 1984 ini menjadi pemenang pertama Coverboy Aneka Yess! Tahun 2001. Jalan selanjutnyapun terbuka lebar. ”Cuma foto-foto di majalah sih. Tapi honornya kecil,” demikian dijelaskan Fendi.

Ketika itu Fendi masih duduk di bangku SMA, jadi masih senang-senangnya main. Kesempatan untuk mengais peran acapkali disia-siakannya. ”Waktu itu memang engga suka dan engga ada dasar akting,” kilah Fendi lagi. Sadar akan potensinya, Fendi menimba ilmu akting kepada Eka Sitorus sekitar tahun 2004. Inilah yang membuatnya yakin untuk tampil di depan kamera. Apalagi, saat mengetahui bisa mendapatkan honor lumayan di sinetron, Fendi mengaku mendadak suka dengan dunia akting.

Ya, Fendi mulai dikenal publik lewat sinetron Jangan Berhenti Mencintaiku, yang dibintanginya bersama Tommy Kurniawan di tahun 2004. Selanjutnya, dia juga muncul di sinetron Cinta Sejati. Di sana dia berakting bersama Chicco Jericho dan Angel Karamoy. Peran sebagai cowok pendiam di sana ternyata sangat berkesan di benak Fendi. ”Aku pernah nonton film Thailand tentang cowok bisu. Sama sekali engga ada dialog, hanya ekspresi,” tuturnya berapi-api. Tak ketinggalan, dia sempat muncul dalam produk iklan Antis. Setelah itu, Fendi tenggelam di tengah maraknya muka baru di dunia hiburan.

Kini, di bawah Headline Management karir Fendi lumayan teratur. Setidaknya, mereka cukup rajin mencarikan proyek. ”Saya disuruh manajer untuk casting di Bogor,” cerita Fendi tentang awal karirnya di layar lebar. Lantaran faktor jarak yang jauh, Fendi mengaku sempat enggan untuk datang. ”Mau engga mau berangkat juga deh ke Bogor,” demikian Fendi.

Ternyata dia beruntung. Sutradara Nayato mengajaknya bergabung dalam film horor yang dibiayai oleh Rapi Films. ”Terus saya dapat film Kereta Hantu Manggarai,” tuturnya senang. Setelah itu menyusul film horornya yang sekarang ada bonus adegan ranjangnya segala.”Seru juga tuh adegan ranjangnya,” kelakar Fendi yang tampak gembira.

Ngomong-ngomong, kok selalu bersama Nayato nih? ”Soalnya baru sama dia aja castingnya,” tuturnya polos. Bagi Fendi tak penting bersama siapa sutradaranya, asalkan dirinya tetap eksis di jagat hiburan. Dan terbukti, tahun 2008 ini dia bisa mulai unjuk gigi. Dua judul film layar lebar dan beberapa judul FTV macam Cahaya Hati dan Ketahuan Pacaran menjadi buah dari jerih payahnya.



Read More..

THALITA LATIF



Cita-citanya hidup bahagia dengan laki-laki yang mencintainya. Begitulah gambaran tentang Sasi, sosok yang diperankan Thalita Annemarie Latief dalam film Kawin Kontrak Lagi. Sasi adalah gadis lugu yang pasrah saat menjalani proses kawin kontrak. Alasannya standar saja, faktor ekonomi. ”Daripada jadi pelacur, gue lebih pilih kawin kontrak aja, lebih sah kayaknya,” selorohnya.
Sebagai pemeran korban dari praktek kawin kontrak, Thalita kudu menjalani adegan syur. Demi tuntutan profesi dia rela menjalaninya. Tapi jangan salah, tidak ada buka-bukaan kok. Semuanya menggunakan trik kamera. ”Tidak membuka auratlah...,” sergah pemenang Model Kawanku tahun 2004 ini. Ternyata, memang masih ada kemben di balik busana luar yang tampak jatuh itu.

Sebenarnya bukan perkara buka-bukaan benar yang terasa berat buat Thalita. Justru malah memerankan sosok cewek lugu itulah yang jauh lebih sulit. ”Kan aslinya gue kaya gini, petakilan,” lanjut cewek lincah ini. Sekilas, mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Atmajaya ini memang tomboi sehingga peran mojang desa nan lugu alias culun macam itu sungguh membuatnya tertantang.

Kendati demikian, Thalita memang tidak sulit untuk berakting. Maklumlah, sorot kamera bukan lagi barang baru baginya. Dunia hiburan sudah dicicipinya sejak usia dini dengan menjadi bintang iklan makanan ringan. Gara-garanya, waktu itu Thalita sedang jalan-jalan tahu-tahu ditawari untuk ikutan casting. Jadilah dia model iklan wafer Tango dan Taro snack. Seiring meningkatnya usia, dia memberanikan diri untuk ikut ajang-ajang lomba model. Hasilnya, Thalita masuk Semifinal Gadis Sampul 2003 dan Pemenang I Model Kawanku tahun 2004.

Sesungguhnya, Talitha sempat tidak percaya diri untuk ikut-ikut ajang pemilihan model. Kenapa? ”Aku merasa engga terlalu kurus-kurus amat. Apalagi model itu kan harus tinggi,” begitu keluhnya. Belum lagi dengan temperamennya yang tomboi. Talitha mengaku hobi main basket. Namun menjelang difoto tiba-tiba dia mengaku kecewek-cewekan.

Memang dasar nasib, Talitha menang di ajang kontes model itu. Walhasil, rezekinya kian lancar. Beberapa iklan dan video klip juga mulai dibintanginya. Namun debutnya dalam seni peran dilakoni lewat sinetron Keong Mas produksi MD Entertainment. Sedangkan sinetron Putri menjadi batu loncatan yang membuat namanya mencuat ke permukaan. Konon, Thalita sempat gemetar lantaran beradu akting dengan bintang selevel Desy Ratnasari. Namun dia punya kiat untuk menghilangkan rasa gemetar itu, yakni dengan mengajak ngobrol. ”Lama-lama kita ngobrol dekat deh. Ya pas take udah ngga ada kendala,” kenang Talitha ketika itu.

Talitha memang tak pernah berhenti untuk belajar akting. “Misalnya kalau aku ngerasa kurang di sini, aku coba ikuti apa yang sutradara bilang,” demikian sedikit kiatnya. Selain dari sutradara, Talitha juga banyak menyerap dari akting pemian senior. “Masukan itu buat aku lebih bagus lagi,” kilah Talitha lagi.

Berkat modal itulah kemudian Talitha mantap melangkah ke layar lebar. Sebuah film horor bertajuk Lawang Sewu garapan sutradara Arie Aziz di tahun 2007 segera menjadi debutnya. “Selama ini aku memang terlibat untuk produksi sinetron MD, jadi mereka sudah tahu aku,” demikian cerita Talitha lagi. Namun dia mengaku tidak langsung dipilih untuk peran Diska di sana. Pasalnya, pihak produser sempat memiliki sejumlah pilihan lain untuk pemeran utama. Menjalani debut dalam film horor, diakui Talitha sebuah hal yang seru. “Syutingnya di Semarang, di gedung Lawang Sewunya,” jelasnya dengan senang. Sutradara Arie Aziz menurutnya termasuk orang yang komunikatif. “Dia mau terima kalau kita kasih usulan apa,” tambah Talitha.

Karir Talitha di layar lebarpun berlanjut. Kali ini dia dipanggil casting oleh MVP Pictures untuk lanjutan film Kawin Kontrak yang sukses di awal tahun 2008. “Ada banyak kandidat untuk peran Sasi,” tuturnya seraya menyebutkan sejumlah nama macam Laudya Cynthia Bella atau Asmirandah. Akhirnya, peran itu memang disabetnya. “Pas liburan juga. Jadi kuliah tak terganggu,” ucap Talitha.

Talitha tak hanya sekadar berakting di film Kawin Kontrak Lagi itu. Pasalnya, dia kembali bisa belajar soal akting dari Nomine Aktor Pembantu Terbaik FFI 2008, Lukman Sardi. “Banyak petuah dari dia,” selorohnya lagi. Salah satunya, dituturkan Talitha, jangan takut kelihatan jelek.

Diam-diam, Talitha memang serius untuk urusan akting, kendati urusan studi tak juga dilupakannya. Sekiranya harus memilih, bagaimana Ta? “Kuliahnya tinggal sebentar lagi kok, jadi soal karir sudah tak masalah” ungkapnya.



Read More..

Kristen Stewart Ingin Coba Aneka Genre


Jika Robert Pattinson saat ini sedang digandrungi oleh kaum hawa di seluruh dunia, maka sudah sepatutnya Pattinson berterima kasih kepada lawan mainnya, Kristen Stewart. Karena dengan kualitas akting yang tinggi dari Kristen Stewart pula lah suasana romantisme antara Edward Cullen dan Bella Swan dalam film yang diadaptasi dari novel karangan Stephenie Meyer, Twilight bisa terjalin dengan manis.

Namun meski digandrungi oleh banyak orang, Stewart mengaku popularitas yang ia dapatkan dianggapnya terlalu berlebihan. Ia merasa tidak percaya dengan popularitas dadakan yang begitu besar. “Aku tidak begitu bagus, karena menurutku masih banyak yang orang lain yang lebih dari aku. Akting aku nilai hanya sebagai pekerjaan yang harus aku lakukan, dan saat ini aku tidak percaya kalau aku bisa melampauinya,” ungkap Kristen Stewart.

Kristen Stewart sendiri mulai dilirik oleh banyak kalangan film industri perfilman Hollywood ketika filmnya yang ia perankan bersama Joddie Foster, Panic Room sukses di pasaran. “Itu adalah film pertama saya dalam industri Hollywood, dan yang membuat saya senang adalah saya bisa bermain dengan akrtis sekelas Joddie Foster,” ungkap Stewart.

Kristen Stewart sendiri adalah anak dari John Stewart, seorang stage manager untuk berbagai pementasan seni. Tidak hanya itu, John Stewart juga seorang produser TV untuk jaringan Fox. Apakah hanya sampai disitu ? Tentu tidak, pasalnya sang ibu Juless Mann-Stewart adalah seorang penulis naskah yang berasal dari Australia.
Berasal dari orang tua yang dekat dengan dunia entertain, maka tidak heran bila akhirnya Kristen juga terjun ke dunia entertain.

Kristen sendiri tumbuh dan berkembang di daerah pinggiran pantai Los Angeles California. Lahir pada 19 April 1990, Kristen menghabiskan masa kecilnya di pantai, berselancar bersama teman-temannya, menikmati tantangan ombak. Namun di usianya yang baru berusia delapan tahun, penggemar berat U2 ini sudah memulai debutnya di dunia hiburan. Tepatnya di tahun 2001, Kristen bermian dalam sebuah serial TV produksi Disney berjudul The Thirteenth Year.

Namun yang namanya pengalaman pertama pasti selalu meninggalkan kesan yang mungkin bisa dibilang lucu, dan Kristen pun mengalaminya. Dalam kesempatan perdananya tersebut Kristen bermain tanpa mendapatkan dialog sama sekali.”Waktu itu saya ngga kebagian dialog, saya menjadi tokoh yang sama sekali tidak ngomong apa-apa,” ujar Kristen sambil tertawa lepas.

Namun setelah perannya yang tidak mendapatkan dialog sama sekali, Kristen harus menunggu selama 2 tahun untuk dapat kembali ke dunia akting. Adalah sebuah serial berjudul The Safety Object dimana ia berperan sebagai seorang anak tomboy yang selalu membuat masalah bagi ibunya yang tinggal sendiri, yang diperankan oleh Patricia Clarkson.

Selanjutnya Kristen bermain dalam film yang benar-benar melambungkan namanya dan menjadi pesaing bagi aktris-aktris lain yang seusia dengannya yaitu Panic Room yang ia perankan bersama Jodie Foster. Sebenarnya keterlibatan Kristen di film ini pun sebagai pengganti dari Hayden Panettiere yang berperan sebagai anak dari Jodie Foster yang menderita diabetes.

Semenjak itu, nama Kristen Stewart terus berkembang dalam produksi film-film Hollywood lainnya. Dan dalam setiap pemunculannya, Kristen terus menarik perhatian penonton dan mengundang banyak kritikus untuk mengomentarinya. Namun setelah berperan dari Panic Room, Kristen bermain dalam sebuah film yang bisa dibilang tidak sukses, yaitu dalam film Cold Creek Manor (2003), meski ia bermain bersama Dennis Quaid dan Sharon Stone.

Namun meski mengalami kegagalan, film berikutnya dari Kristen justru memberikannya sebuah peran utama. Yaitu dalam sebuah film berjudul Catch The Kid pada tahun 2004 dimana Kristen yang seorang pendaki gunung muda harus terlibat dalam perampokan bank guna mendapatkan uang untuk operasi peyakit ayahnya. Selain itu peran dalam film major lainnya adalah ketika Kristen bermain dalam film Psychological drama, Undertow.

Selanjutnya di tahun 2005 Kristen bergabung dengan John Favreau dalam film Zathura serta ia membintangi Fierce People, yang merupakan sebuah film drama sad ending yang juga diperankan oleh Diane Lane yang bercerita tentang perjuangan Diane Lane untuk mendapatkan hidup yang lebih baik bagi anaknya.

2 tahun kemudian tepatnya di tahun 2007 merupakan tahun keemasan bagi perjalanan karir Kristen. Berawal dari kembalinya ia bermain dalam film supranatural bertajuk The Messengers, dan setelah itu setidaknya Kristen bermain dalam 6 buah film termasuk film drama romantis In The Land Of Women bersama Meg Ryan dan Adam Brody, kemudian Into The Wild serta Jumper. Selain itu Kristen juga terlibat dalam proyek-proyek kecil seperti The Cake Eaters.

“Setelah Into the Wild, saya banyak membintangi film independent. Bisa dibilang saya ingin mengasah kemampuan akting saya, dengan berperan sebagai karakter yang berbeda-beda,” ujarnya. Karakter yang berbeda? So pasti tentunya, karena di tahun yang sama Kristen juga bermain dalam sebuah film komedi berjudul What Just Happened?.

Dan di akhir tahun 2007 keluarlah pengumuman yang benar-benar membuat nama Kristen melambung. Ia terpilih untuk berperan sebagai Bella Swan dalam film Twilight. “.“Keberuntungan dan kerja keras yang membawa saya ke dalam film ini. Saya sangat bersyukur bisa memerankan karakter Bella Swan. Semoga akting saya di film ini bisa memuaskan banyak orang,” jawab Kristen.

Dan hasilnya akting Kristen benar-benar memukau banyak orang. Hingga sequelnya yang bertajuk New Moon sudah dinanti sejak saat ini.(ajo- berbagai sumber)


Read More..

Marsha Timothy, Cantik ! dan bukan sekedar Cantik!


Hari gini menjadi seorang pelakon apakah cukup hanya bermodal tampang semata? Agaknya tidak juga. Kira-kira demikianlah yang terjadi dengan aktris Marsha Timothy. Terlahir elok secara fisik, namun agar tetap bisa mengukuhkan eksistensi dalam bisnis hiburan cantik saja tidaklah cukup. Cewek kelahiran 8 Januari 1979 ini tetap melakukan ikhtiar agar tak sekadar dibilang modal nampang doang.
Simak saja apa kata sineas Joko Anwar tentang Caca, demikian sapaannya, di majalah First edisi Februari 2009. Dia mengaku sejak lama ingin bekerja sama dengan sang aktris. ”Melihat performa di film-filmnya, dia mempunyai bakat yang luar biasa,” komentar Joko. Selain itu, dia juga melihat Caca seorang pekerja keras. Joko Anwar adalah sutradara yang mengarahkan Caca dalam film mutakhirnya, Pintu Terlarang.
Perihal kerja keras sang aktris memang tampak dari ucapannya. Dalam sebuah kesempatan wawancara pekan silam (10/2), dia sempat mengeluhkan sulitnya mencari materi film lokal klasik. ”Kepingin deh melihat filmnya tante Rini S Bono” seloroh Caca, semacam curhat colongan. Rupanya dia cukup serius untuk mencari tahu sejauhmana akting yang ditunjukkan oleh para pelakon dari masa lalu.
Tampilnya Caca di ranah hiburan sekarang ini agaknya memang sebuah ketidaksengajaan. Berawal dari tahun 2003, ketika dia sedang berjalan-jalan di sebuah mal di Jakarta. Tiba-tiba seseorang mendekati dan menawarinya untuk menjadi model iklan sebuah produk kecantikan. Gayung bersambut. Sejak itu Caca mulai bersentuhan dengan dunia kreatif. Dia pun mulai kecemplung di ranah hiburan dengan profesi sebagai seorang model.
Maka tinggal soal waktu bagi anak bungsu dari 6 bersaudara ini untuk melangkah ke jenjang selanjutnya. Awal tahun 2006, Caca tampil dalam sebuah film drama petualangan bertajuk Ekspedisi Madewa. Agaknya, dia tak terlalu antusias tentang penampilan dalam film debutnya ini. ”Ah, itu sih hanya coba-coba. Bukan niat main film. Saya tidak berakting di sana,” demikian ungkapnya jujur. Caca malah merasa lewat film itu dia bisa berjalan-jalan ke tempat yang tak pernah terpikir untuk dikunjungi. ”Aku mungkin tak akan pernah jalan-jalan ke kawasan Buniayu, Sukabumi,” lagi-lagi ucapnya sambil tertawa.
Terlanjur basah, Caca mulai kepincut untuk berlakon. Beberapa tawaran akting di layar kaca mulai disabetnya. Setahun pasca debutnya, dia mendapatkan peran dalam film yang berikut, Coklat Stroberi. Inilah momen dimana Caca mulai meyakini film sebagai profesinya. ”Aku sudah mulai senang akting. Pokoknya aku yakin banget dan benar-benar cinta dengan pekerjaan ini,” seloroh adik produser film Sheila Timothy ini meyakinkan.
Perihal skenario agaknya menjadi alasan kuat bagi Caca bergabung dalam proyek film. Dalam Coklat Stroberi misalnya, dia terpikat oleh skenario jenaka buatan Upi. ”Waktu baca ceritanya, wah lucu sekali,” tutur Caca. Pun dengan filmnya yang berikut, Merah Itu Cinta arahan sutradara Rako Prijanto.”Penulis skenarionya Nova Riyanti Yusuf,” paparnya. Alangkah senangnya Caca ketika ditunjuk Rako menjadi pemeran utama dalam film itu. ”Wah, saya jadi perempuan aneh dengan bahasa yang bukan sehari-hari,” ceritanya dengan penuh semangat. Saking semangatnya bermain dalam film itu, Caca sampai bela-belain untuk potong rambut dan mengecatnya dengan warna merah. ”Ini kan kesempatan dalam bentuk lain,” komentarnya.
Perkara skenario lagi-lagi menjadi prioritas Caca saat bermain dalam film Otomatis Romantis arahan Guntur Suhardjanto. ”Menyenangkan. Monty selalu bagus saat menulis skenario,” puji pemilik hobi membaca dan travelling ini tentang Monty Tiwa. Menjadi menyenangkan lantaran kisah komedi romantis itu sungguh jenaka, katanya lagi. Tentu saja, bukan hanya perkara lucu itu yang membuat Caca girang. ”Saya bisa ketemu dengan pak Tarzan.Aduh senang sekali,” cerita dia lagi. Komedian senior Tarzan merupakan salah satu idola Caca yang kerap dinantinya saat muncul di luar kaca ketika dia kecil.
Ndilalah, kecintaan Caca kepada profesi aktingnya memang bukan bertepuk sebelah tangan. Kalau bukan peran unik yang diperolehnya, mestilah dia mendapat lawan main yang tidak disangka-sangka. Dalam film Love misalnya. Caca berperan sebagai seniwati yang sedang pameran di sebuah galeri dan menemukan cintanya yang sempat hilang. Sedap.
Bagaimana dengan di film Cinta Setaman? Peran di film ini agaknya membuat Caca tertawa geli. ”Saya menjadi seorang muslimah yang berjilbab dan akan dinikahi pria paruh baya,” cerita dia. Pemeran pria tersebut adalah Slamet Rahardjo, salah satu aktor yang amat dikaguminya. Tak urung, Caca sampai nervous karenanya. ”Untung dia baik sekali. Untuk mencairkan suasana kita ngobrol, hingga suasananya jadi enak,” ungkap Caca tentang upaya mencairkan kekakuan itu.
Persoalan siapa lawan main Caca kembali mencuat saat dia bermain dalam Pintu Terlarang. Ketika berakting bareng sang kekasih, Fachri Albar, opini publik cenderung melihatnya sebagai hal-hal yang sensasional. Tak heran jika muncul pertanyaan bagaimana rasanya bermain bareng pacar, bagaimana rasanya mengenakan gaun pengantin, pokoknya tak jauh dari itu.
Padahal, seperti disebutkan di atas, sineas Joko Anwar tentu saja punya pertimbangan sendiri tentang posisi yang dia berikan kepada Caca. Yang jelas, itu bukanlah sekadar paras elok yang dimilikinya

Hari gini menjadi seorang pelakon apakah cukup hanya bermodal tampang semata? Agaknya tidak juga. Kira-kira demikianlah yang terjadi dengan aktris Marsha Timothy. Terlahir elok secara fisik, namun agar tetap bisa mengukuhkan eksistensi dalam bisnis hiburan cantik saja tidaklah cukup. Cewek kelahiran 8 Januari 1979 ini tetap melakukan ikhtiar agar tak sekadar dibilang modal nampang doang.

Simak saja apa kata sineas Joko Anwar tentang Caca, demikian sapaannya, di majalah First edisi Februari 2009. Dia mengaku sejak lama ingin bekerja sama dengan sang aktris. ”Melihat performa di film-filmnya, dia mempunyai bakat yang luar biasa,” komentar Joko. Selain itu, dia juga melihat Caca seorang pekerja keras. Joko Anwar adalah sutradara yang mengarahkan Caca dalam film mutakhirnya, Pintu Terlarang.
Perihal kerja keras sang aktris memang tampak dari ucapannya. Dalam sebuah kesempatan wawancara pekan silam (10/2), dia sempat mengeluhkan sulitnya mencari materi film lokal klasik. ”Kepingin deh melihat filmnya tante Rini S Bono” seloroh Caca, semacam curhat colongan. Rupanya dia cukup serius untuk mencari tahu sejauhmana akting yang ditunjukkan oleh para pelakon dari masa lalu.
Tampilnya Caca di ranah hiburan sekarang ini agaknya memang sebuah ketidaksengajaan. Berawal dari tahun 2003, ketika dia sedang berjalan-jalan di sebuah mal di Jakarta. Tiba-tiba seseorang mendekati dan menawarinya untuk menjadi model iklan sebuah produk kecantikan. Gayung bersambut. Sejak itu Caca mulai bersentuhan dengan dunia kreatif. Dia pun mulai kecemplung di ranah hiburan dengan profesi sebagai seorang model.
Maka tinggal soal waktu bagi anak bungsu dari 6 bersaudara ini untuk melangkah ke jenjang selanjutnya. Awal tahun 2006, Caca tampil dalam sebuah film drama petualangan bertajuk Ekspedisi Madewa. Agaknya, dia tak terlalu antusias tentang penampilan dalam film debutnya ini. ”Ah, itu sih hanya coba-coba. Bukan niat main film. Saya tidak berakting di sana,” demikian ungkapnya jujur. Caca malah merasa lewat film itu dia bisa berjalan-jalan ke tempat yang tak pernah terpikir untuk dikunjungi. ”Aku mungkin tak akan pernah jalan-jalan ke kawasan Buniayu, Sukabumi,” lagi-lagi ucapnya sambil tertawa.
Terlanjur basah, Caca mulai kepincut untuk berlakon. Beberapa tawaran akting di layar kaca mulai disabetnya. Setahun pasca debutnya, dia mendapatkan peran dalam film yang berikut, Coklat Stroberi. Inilah momen dimana Caca mulai meyakini film sebagai profesinya. ”Aku sudah mulai senang akting. Pokoknya aku yakin banget dan benar-benar cinta dengan pekerjaan ini,” seloroh adik produser film Sheila Timothy ini meyakinkan.
Perihal skenario agaknya menjadi alasan kuat bagi Caca bergabung dalam proyek film. Dalam Coklat Stroberi misalnya, dia terpikat oleh skenario jenaka buatan Upi. ”Waktu baca ceritanya, wah lucu sekali,” tutur Caca. Pun dengan filmnya yang berikut, Merah Itu Cinta arahan sutradara Rako Prijanto.”Penulis skenarionya Nova Riyanti Yusuf,” paparnya. Alangkah senangnya Caca ketika ditunjuk Rako menjadi pemeran utama dalam film itu. ”Wah, saya jadi perempuan aneh dengan bahasa yang bukan sehari-hari,” ceritanya dengan penuh semangat. Saking semangatnya bermain dalam film itu, Caca sampai bela-belain untuk potong rambut dan mengecatnya dengan warna merah. ”Ini kan kesempatan dalam bentuk lain,” komentarnya.
Perkara skenario lagi-lagi menjadi prioritas Caca saat bermain dalam film Otomatis Romantis arahan Guntur Suhardjanto. ”Menyenangkan. Monty selalu bagus saat menulis skenario,” puji pemilik hobi membaca dan travelling ini tentang Monty Tiwa. Menjadi menyenangkan lantaran kisah komedi romantis itu sungguh jenaka, katanya lagi. Tentu saja, bukan hanya perkara lucu itu yang membuat Caca girang. ”Saya bisa ketemu dengan pak Tarzan.Aduh senang sekali,” cerita dia lagi. Komedian senior Tarzan merupakan salah satu idola Caca yang kerap dinantinya saat muncul di luar kaca ketika dia kecil.
Ndilalah, kecintaan Caca kepada profesi aktingnya memang bukan bertepuk sebelah tangan. Kalau bukan peran unik yang diperolehnya, mestilah dia mendapat lawan main yang tidak disangka-sangka. Dalam film Love misalnya. Caca berperan sebagai seniwati yang sedang pameran di sebuah galeri dan menemukan cintanya yang sempat hilang. Sedap.
Bagaimana dengan di film Cinta Setaman? Peran di film ini agaknya membuat Caca tertawa geli. ”Saya menjadi seorang muslimah yang berjilbab dan akan dinikahi pria paruh baya,” cerita dia. Pemeran pria tersebut adalah Slamet Rahardjo, salah satu aktor yang amat dikaguminya. Tak urung, Caca sampai nervous karenanya. ”Untung dia baik sekali. Untuk mencairkan suasana kita ngobrol, hingga suasananya jadi enak,” ungkap Caca tentang upaya mencairkan kekakuan itu.
Persoalan siapa lawan main Caca kembali mencuat saat dia bermain dalam Pintu Terlarang. Ketika berakting bareng sang kekasih, Fachri Albar, opini publik cenderung melihatnya sebagai hal-hal yang sensasional. Tak heran jika muncul pertanyaan bagaimana rasanya bermain bareng pacar, bagaimana rasanya mengenakan gaun pengantin, pokoknya tak jauh dari itu.
Padahal, seperti disebutkan di atas, sineas Joko Anwar tentu saja punya pertimbangan sendiri tentang posisi yang dia berikan kepada Caca. Yang jelas, itu bukanlah sekadar paras elok yang dimilikinya

Read More..

2.20.2009

sang LEGENDARIS "JK ROWLING"

Siapa JK ROWLING itu...?











Joanne Kathleen Rowling atau lebih dikenal sebagai J.K. Rowling dilahirkan pada 31 Juli 1965 di Chipping Sodbury, dekat Bristol, Inggris. Sebagai seorang ibu tunggal yang tinggal di Edinburgh, Skotlandia, Rowling menjadi sorotan kesusasteraan internasional pada tahun 1999 saat tiga seri pertama novel remaja Harry Potter mengambil alih tiga tempat teratas dalam daftar New York Times best-seller setelah memperoleh kemenangan yang sama di Britania Raya. Kekayaan Rowling semakin bertambah saat seri ke-4, Harry Potter dan Piala Api diterbitkan pada bulan Juli tahun 2000. Seri ini menjadi buku paling laris penjualannya dalam sejarah.


Sebagai seorang lulusan Universitas Exeter, Rowling berpindah ke Portugal pada tahun 1990 untuk mengajar Bahasa Inggris. Di sana dia berjumpa dan menikah dengan seorang wartawan Portugis. Anak perempuan mereka, Jessica dilahirkan pada tahun 1993. Selepas perkawinannya berakhir dengan perceraian, Rowling berpindah ke Edinburgh bersama-sama dengan anaknya tinggal berdekatan dengan rumah adik perempuan Rowling, Di. Rowling menghadapi masalah untuk menghidupi diri dan anaknya. Semasa hidup dalam kesusahan itu, Rowling mulai menulis sebuah buku. Dikatakan Rowling mendapat ide tentang penulisan buku itu sewaktu dalam perjalanan menaiki kereta api dari Manchester ke London pada tahun 1990. Setelah beberapa kali ditolak, Rowling berhasil menjual buku itu, Harry Potter dan Batu Bertuah untuk jumlah sebanyak $4000.
Menjelang musim panas pada tahun 2000, tiga buku pertama Harry Potter: Harry Potter dan Batu Bertuah, Harry Potter dan Kamar Rahasia, dan Harry Potter dan Tawanan Azkaban telah menangguk keuntungan lebih kurang 480 juta dolar AS dalam masa tiga tahun dengan cetakan 35 juta naskah dalam 35 bahasa. Pada Juli 2000, Harry Potter dan Piala Api telah dicetak buat pertama kalinya sebanyak 5,3 juta naskah dengan pesanan tambahan sebanyak 1,8 juta naskah. Rowling, yang kini salah seorang wanita terkaya di Britania, merancang untuk mengarang tujuh buah buku bagi seri tersebut yang setiap satunya meriwayatkan tentang setiap tahun Harry Potter yaitu seorang bocah penyihir dan temannya berada di Sekolah Sihir Hogwarts. Buku kelimanya, Harry Potter dan Orde Phoenix, telah mulai dipasarkan pada 12 tengah malam 21 Juni 2003, serentak di seluruh dunia selepas lebih kurang 3 tahun buku keempat diterbitkan.
Buku keenam Harry Potter dan Pangeran Berdarah-Campuran juga telah diluncurkan secara resminya serentak seluruh pada 12.01 malam 16 Juli 2005. Untuk melancarkan buku itu, ia mengadakan keramaian istimewa di Edinburgh Castle. Ia melibatkan diri dalam beberapa salam jumpa dan meluangkan waktu dengan pembaca kanak-kanak yang meminati bukunya. Sejauh ini, peluncuran buku keenamnya di seluruh dunia lebih mendapat perhatian dari peluncuran buku Harry Potter yang lain.


Penghujung Desember 2001, Rowling menikah dengan Dr. Neil Murray di rumah mereka di Skotlandia. Anak kedua dan anak lelaki pertama mereka, David Gordon Rowling Murray, dilahirkan pada 24 Maret 2003, di Royal Infirmary, Edinburgh. Untuk menjaga anaknya itu, Rowling mengatakan yang dia akan jarang muncul di depan orang banyak dan menandatangani buku kelima yang pada saat itu baru dilancarkan. Tak berapa lama selepas mengumumkan yang buku keenam seri Harry Potter telah sempurna dikarang, Rowling melahirkan anak perempuan pada 23 Januari 2005 dan dinamai Mackenzie Jean Rowling Murray.
Kini, J.K. Rowling telah mulai mengarang buku ketujuh dan akhir dari seri tersebut. Ia mengatakan ia tidak akan menyambung lagi seri itu dan ia ingin mencoba mengarang suatu genre yang baru. Buku ketujuh diperkirakan akan diterbitkan pada tahun 2007..

Read More..

2.19.2009

oka antara

BIOGRAFI











Biodata









Oka Wisnupada Antara atau yang lebih dikenal dengan nama Oka Antara lahir di Jakarta, 8 Juli 1981.

Pada tanggal 11 Juli 2008, Oka menikahi kekasihnya Rara Wiritanaya, yang juga selebriti Indonesia. Resepsi mengusung adat Bali yang berlokasi di Hotel Bidatara, Jakarta Selatan. Sebelum resepsi digelar, Oka dan Rara meresmikan hubungan mereka dalam upacara pernikahan di kampung halaman, di Karangasem Bali. Saat ini mereka sedang menunggu kelahiran anak pertama mereka.










Biografi




Awal karir Oka Antara berawal pada tahun 2006 sebagai seorang bintang akting film layar lebar Indonesia. Ia pernah membintangi film seperti Gue Kapok Jatuh Cinta (yang juga mengisi soundtrack film ini) dan film horror arahan sutradara Adrianto Sinaga, Hantu.

Sebelumnya Oka juga pernah membintangi film Dunia Mereka arahan sutradara Lasja Fauzia Susatyo. Di mana dalam film yang juga dibintangi Adinia Wirasti dan Christian Sugiono itu, Oka memerankan karakter Rio.

Ia semakin terkenal saat memerankan karakter Syaiful dalam film sukses Ayat-Ayat CInta arahan Hanung Bramantyo. Oka sendiri sebelumnya pernah disiapkan memerankan tokoh Facry sebelum kemudian diberikan Fedi Nuril.

Tahun 2008 Oka dimonasikan sebagai pemeran pendukung pria terbaik versi Festival Film Indonesia untuk film Ayat-Ayat Cinta.










Karir




Filmografi
  • Gue Kapok Jatuh Cinta (2006)
  • Dunia Mereka (2006)
  • Hantu (2007)
  • Ayat-Ayat Cinta (2008)
  • The Shaman (2008)
  • Bestfriend? (2008)
  • Kick n'Love (2008)
  • Doa Yang Mengancam (2008)
  • Perempuan Berkalung Sorban (2009)

Sinetron

  • Dewa Asmara (2007)
  • Cinta Bunga (2007)
  • Cinta Fitri Season 2 (2008)
  • Yasmin (2008)


Read More..

1.31.2009

Robert Pattinson

Robert Pattinson
Kok Vampir "mencela" Diri Sendiri..?

Banyak kejutan buat Robert Pattinson akhir tahun ini. Belum lagi fajar 2009 muncul, kontrak bernilai sangat tinggi menunggu aktor kelahiran London, Inggris, 13 Mei 1986, itu. Film-filmnya yang lain pun jadi perhatian. Mulai perannya sebagai Salvador Dali muda di Little Ashes (2008) hingga cucu Dennis Hopper di Parts per Billion (2008). Padahal tahun lalu ia nyaris menyerah dari dunia akting tanpa satu pun pekerjaan untuknya.

Itu semua berkat perannya di film Twilight, arahan sutradara Catherine Hardwicke. Dalam film yang merupakan adaptasi novel karya Stephenie Meyer itu, Rob--demikian panggilan Robert Pattinson--memerankan Edward Cullen, vampir tampan yang jatuh cinta kepada Bella, gadis biasa. Stephenie, si empunya cerita, banyak membantu Rob. Ia mensyaratkan Edward tak sekadar tampan, tapi juga bisa mengerikan sehingga Rob terpilih dari 3.000 aktor lain yang mengincar peran ini.

"Mungkin aktor lain berusaha keras memerankan pria tampan, sementara saya datang tanpa tahu bagaimana menjadi pria tampan ketika mereka mulai bosan mencari," kata Rob tergelak.

Rob mengubah definisi ketampanan Edward. "Bisa saja Edward lelaki biasa atau jelek. Ketampanannya cuma metafor karena Bella jatuh cinta," kata pria yang kerap diejek berlari bak kambing gunung ini oleh rekan-rekannya.

Sikap Rob yang gemar mencela diri sendiri bisa jadi senjatanya. "Walau seringnya malah menyusahkan diri sendiri," kata Rob nyengir. Misalnya ketika ia ingin menampilkan Edward yang berusia 110 tahun dalam tubuh remaja 17 tahun, ibarat lelaki yang mengidap manik depresif. Antara karakter pria pemikir dan remaja belasan tahun.

Namun, Rob boleh bangga pada satu hal. Ini film pertamanya dengan aksen Amerika. Ia lumayan sukses, meski tanpa pelatih aksen. "Saya tumbuh dengan film-film Hollywood, jadi mudah saja menyerapnya," kata penggemar aktor Jack Nicholson ini.

Terlebih lagi film ini sukses di pasar alias laris manis walau sempat menuai petisi boikot dari jutaan gadis beberapa bulan lalu. Tapi publik cepat lupa dengan petisi itu. "Tiap acara, teriakan mereka kedengaran seperti memasuki gerbang neraka," kata Rob geleng kepala.

Melalui Twilight, Rob pun meraih popularitas yang tiba-tiba. Bahkan lebih populer dibandingkan dengan James Dean, River Phoenix, dan Heath Ledger--tiga aktor yang populer dengan kemampuan akting tapi sayang mereka dijemput maut pada usia belia. Siapkah Rob dengan ledakan kepopuleran ini?

Rob tak kelihatan repot menjaga citra dirinya. Atau belum. Ia tak gengsi mengendarai mobil bekas keluaran tahun 1989 dan tinggal di apartemen sederhana di Los Angeles, yang tentu saja kini mulai sering ditongkrongi para gadis penggemarnya.

Bagaimanapun ia pernah menjalani pahit getirnya dunia film. Dengan honor peran pertamanya, Rob membiayai sendiri sekolahnya di Harrodian Private School di London. Lalu, pada usia 17 tahun, ia berhasil mendapatkan peran sebagai Cedric Diggory di film Harry Potter and the Goblet of Fire. Namun, setelah film itu selesai pada 2005, hampir tak ada proyek baginya.

Kini ia tak ingin hidup kacau seperti saat menganggur dengan menghabiskan penghasilannya untuk kemewahan. Ia ingin mengelola baik-baik pendapatannya yang belum terlalu besar. "Saya pernah bertingkah idiot. Hidup bertanggung jawab dan mengurangi keteledoran akan jadi tantangan besar," katanya.

Yang pasti ada kesempatan lain bagi Rob untuk membuktikan kemampuannya. Paling tidak film New Moon sudah tersedia baginya. Sekuel kisah Twilight ini adalah favorit Rob. "Saya sangat menantikan adegan Edward di Italia. Saya pikir akan ada banyak kejutan untuk penonton," katanya. Tapi jangan harap Rob mau menonton dirinya sendiri di layar lebar. "Terakhir adalah premier Harry Potter, itu pun karena saya tak bisa kabur," katanya terbahak.UTAMI WIDOWATI | berbagai sumber

Biodata:

Nama: Robert Thomas-Pattinson

Panggilan: Rob, RPattz

Tempat dan tanggal lahir: London, 13 Mei 1986

Alias: Rob, Rpattz

Tinggi badan: 185 sentimeter

Filmografi:

1. Twilight (2008)

2. Little Ashes (2008)

3. How to Be (2008)

4. The Summer House (2008)

5. Harry Potter and the Order of the Phoenix (2007)

6. The Bad Mother's Handbook (2007/TV)

7. The Haunted Airman (2006/TV)

8. Harry Potter and the Goblet of Fire (2005)

9. Ring of the Nibelungs (2004/TV)

10. Vanity Fair (2004)

Tujuh Fakta tentang Robert

1. Mahir bermain gitar dan piano, berlatih piano sejak usia tiga tahun dan gitar sejak lima tahun.

2. Sewaktu kecil kakak perempuan Rob, Lizzy dan Victoria, sering mendandaninya seperti anak perempuan dan memanggilnya Claudia.

3. Dikeluarkan dari sekolah pada usia 12 tahun karena badung.

4. Berhenti jadi model pada usia 12 tahun karena terlalu maskulin bagi dunia mode yang lebih memilih tampang androginis.

5. Pada usia 15 tahun, ia ikut sekolah drama karena melihat cantiknya siswi-siswi di sekolah itu.

6. Dua karya musiknya, Never Think dan Let Me Sign, jadi bagian soundtrack film Twilight.

7. Tak ingin hidup abadi sekaligus jadi paranoid akan kematian setelah memerankan vampir.

Read More..

Kristen Stewart



Kristen Jaymes Stewart (lahir 9 April 1990) merupakan seorang aktris berkebangsaan Amerika Serikat yang menjadi terkenal saat bermain di film utamanya seperti Panic Room, Catch That Kid, Speak, Zathura, The Messengers dan Into the Wild. Dia dilahirkan di Los Angeles. Dia berkarir di dunia film sejak tahun 2001.

Read More..

The ReaL "maggie" in Lindsay Lohan


Lindsay Lohan



Lindsay Lohan
Lahir Lindsay Dee Lohan
2 Juli 1986 (umur 22)
New York City, New York, United States
Pekerjaan Actress, singer
Tahun aktif 1996–present (actress)
2003–present (singer)
[Official Site Situs resmi]

Lindsay Morgan Lohan (lahir 2 Juli 1986 di New York City) adalah penyanyi dan aktris Amerika Serikat berdarah Irlandia dan Italia. Lindsay Lohan telah bermain film sejak kecil serta menjadi bintang iklan. Ia dikabarkan akan bermain dalam beberapa film baru yang telah dijadwalkan proses syutingnya hingga tahun 2006 sehingga menganggu jadwal panggungnya.

Lindsay Lohan memiliki hubungan yang akrab dengan beberapa selebritis terkenal, seperti Paris Hilton tetapi belakangan ini meereka terlibat dalam pertengkaran yang disebabkan oleh Paris menuduh Lindsay merebut pacarnya yang bernama Stavros, Paris mengatakan Lindsay seorang wanita memelas cinta pada pria. Mendengar pengakuan dari Paris tersebut Lindsay langsung membalasnya dengan mengatakan Paris adalah wanita murahan yang dengan mudah memberikan tubuhnya kepada pria lain. Selain itu Lindsaay juga berteman baik dengan artis Anna Faris. Ia juga terlibat dalam sebuah pertengkaran dengan aktris dan penyanyi Hilary Duff karena dianggap merebut mantan pacarnya, Aaron Carter.

Lindsay Lohan mempunyai banyak masalah yang mengakibatkan dia diincar para paparazzi. Ia memutuskan untuk terjun ke dunia musik dan merilis single pertama yang menceritakan tentang kehidupan selebritis yang selalu diikuti oleh media massa. Ia dikabarkan melakukan operasi pembesaran payudara, sering ditangkap sedang merokok di klub-klub yang ada di New York City, serta mengisap marijuana.

Read More..

11.08.2008

Susilo Bambang Yudhoyono


Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono (lahir di Pacitan, Jawa Timur, Indonesia, 9 September 1949; umur 59 tahun) adalah mantan pensiunan jenderal militer Indonesia dan Presiden Indonesia ke-6 yang terpilih dalam pemilihan umum secara langsung oleh rakyat pertama kali. Yudhoyono menang dalam pemilu presiden September 2004 melalui dua tahapan pemilu presiden atas kandidat Presiden Megawati Sukarnoputri. Ia mulai menjabat pada 20 Oktober 2004 bersama Jusuf Kalla sebagai Wakil Presiden.
Yudhoyono yang dipanggil Sus oleh orang tuanya dan populer dengan panggilan SBY lahir di Pacitan, Jawa Timur pada 9 September 1949). Melalui amandemen UUD 1945 yang memungkinkan presiden dipilih secara langsung oleh rakyat, ia kemudian terpilih menjadi Presiden Republik Indonesia pertama pilihan rakyat. Ia menjadi presiden Indonesia keenam setelah dilantik pada 20 Oktober 2004 bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla. Karier militernya terhenti ketika ia diangkat Presiden Abdurrahman Wahid sebagai Menteri Pertambangan dan Energi pada tahun 1999 dan tampil sebagai salah seorang pendiri Partai Demokrat. Pangkat terakhir Susilo Bambang Yudhoyono adalah Jenderal TNI sebelum pensiun pada 25 September 2000. Selama di militer lebih dikenal sebagai Bambang Yudhoyono.
Keunggulan suaranya dari Presiden sebelumnya, Megawati Soekarnoputri pada pemilu 2004 membuatnya terpilih sebagai kepala negara Indonesia. Dalam kehidupan pribadinya, Ia menikah dengan Kristiani Herawati yang merupakan anak perempuan ketiga Jenderal (Purn) Sarwo Edhi Wibowo (alm), komandan RPKAD (kini Kopassus) yang turut membantu menumpas Partai Komunis Indonesia (PKI) pada tahun 1965.
Read More..

Obama


Barack Hussein Obama II (pengucapan Inggris: [bəˈrɑːk hʊˈseɪn oʊˈbɑːmə]; lahir di Honolulu, Hawaii, 4 Agustus 1961; umur 47 tahun) adalah seorang politisi Amerika Serikat dan pemenang Pemilu Presiden 2008. Sebagai Presiden-terpilih AS, ia akan mulai menjabat secara resmi sebagai Presiden AS ke-44 pada 20 Januari 2009. Saat ini ia adalah Senator Junior dari Illinois


Obama adalah orang Afrika-Amerika pertama yang dicalonkan oleh sebuah partai politik besar Amerika untuk menjadi presiden.[1] Lulusan Universitas Columbia dan Sekolah Hukum Harvard; di sana ia menjabat sebagai presiden Harvard Law Review, Obama bekerja sebagai koordinator masyarakat dan menjabat sebagai pengacara hak sipil sebelum menjadi Senat Illinois selama tiga kali mulai 1997 hingga 2004. Ia mengajar hukum konstitusional di Sekolah Hukum Universitas Chicago sejak 1992 hingga 2004. Setelah kegagalan meraih kursi di Dewan Perwakilan AS tahun 2000, ia mengumumkan kampanyenya untuk Senat AS bulan Januari 2003. Setelah kemenangan Maret 2004, Obama menyampaikan catatan kuncinya pada Konvensi Nasional Demokrat Juli 2004. Ia terpilih sebagai Senat pada November 2004 dengan 70 persen suara.
Sebagai anggota minoritas Demokrat di Kongres ke-109, ia membantu membuat undang-undang yang mengatur senjata konvensional dan mempromosikan akuntabilitas publik dalam penggunaan dana federal. Ia juga melakukan perjalanan resmi ke Eropa Timur, Timur Tengah, dan Afrika. Selama Kongres ke-110, ia membantu membuat UU mengenai lobi dan kecurangan pemilihan, perubahan iklim, terorisme nuklir, dan perawatan bagi personil militer AS yang pulang. Obama mengumumkan kampanye presidennya pada Februari 2007, dan dicalonkan pada Konvensi Nasional Demokrat 2008 dengan senator Delaware, Joe Biden sebagai pasangan kampanye. Dan Pada tanggal 4 November 2008 Barack Obama sukses mengalahkan rivalnya senator John Mccain dari partai republik dan menjadi presiden amerika ke 44 dan orang kulit hitam pertama sebagai presiden Amerika serikat.


Read More..

Daniel Radcliffe


Daniel Jacob Radcliffe lahir pada 23 Juli 1989 adalah pemeran Harry Potter. Ia adalah aktor dari Inggris, anak dari pasangan Alan Radcliffe dan Marcia Gersham. Dia meraih penghargaan sebagai aktor terbaik dari tahun 2003 hingga tahun 2006. Ia mulai memainkan karakter Harry Potter saat usianya masih 11 tahun. Karakter Harry Potter sendiri ia rasakan sangat mirip dengan karakter dirinya. Ia bermain dalam film Harry Potter bersama 2 rekan lainnya yang bernama Rupert Grint yang berperan sebagai Ron Weasley dan Emma Watson yang berperan sebagai Hermione Granger. Sejak ia bermain di film tersebut penggemar berbondong-bondong langsung menjadi fanatik Harry Potter terutama wanita. Ia telah membintangi 5 film Harry Potter yaitu Harry Potter and the Sorcerer's Stone, Harry Potter and the Chamber of Secret, Harry Potter and the prisoner of Azkaban, Harry Potter and the Goblet of Fire, dan Harry Potter and the Order of the Phoenix. Penghasilannya dari bermain di 5 film tersebut membuatnya menjadi remaja terkaya di Inggris. Ia mengaku dari penghasilannya ia sudah membeli sebuah rumah seharga milyaran rupiah.
Read More..

Andrea Hirata


Andrea Hirata Seman Said Harun (lahir 24 Oktober) adalah seorang penulis Indonesia yang berasal dari pulau Belitong, propinsi Bangka Belitung. Novel pertamanya adalah novel Laskar Pelangi yang merupakan buku pertama dari tetralogi novelnya, yaitu :
Laskar Pelangi
Sang Pemimpi
Edensor
Maryamah Karpov
Laskar Pelangi termasuk novel yang ada di jajaran best seller untuk tahun 2006 - 2007.
Meskipun studi mayor yang diambil Andrea adalah ekonomi, ia amat menggemari sains--fisika, kimia, biologi, astronomi--dan tentu saja sastra. Andrea lebih mengidentikkan dirinya sebagai seorang akademisi dan backpacker. Sedang mengejar mimpinya yang lain untuk tinggal di Kye Gompa, desa tertinggi di dunia, di Himalaya.
Andrea berpendidikan ekonomi di Universitas Indonesia, mendapatkan beasiswa Uni Eropa untuk studi master of science di Universite de Paris, Sorbonne, Perancis dan Sheffield Hallam University, United Kingdom. Tesis Andrea di bidang ekonomi telekomunikasi mendapat penghargaan dari kedua universitas tersebut dan ia lulus cum laude. Tesis itu telah diadaptasi ke dalam Bahasa Indonesia dan merupakan buku teori ekonomi telekomunikasi pertama yang ditulis oleh orang Indonesia. Buku itu telah beredar sebagai referensi Ilmiah. Saat ini Andrea tinggal di Bandung dan masih bekerja di kantor pusat PT Telkom.
Read More..